Perempuan Asal Tulungagung Diduga Hilang di Sungai Brantas, TNI-Polri dan Tim Gabungan Lakukan Pencarian

    Perempuan Asal Tulungagung Diduga Hilang di Sungai Brantas, TNI-Polri dan Tim Gabungan Lakukan Pencarian

    TULUNGAGUNG – Anggota Koramil Tipe B 0807/03 Kedungwaru bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Trenggalek, BPBD Kabupaten Tulungagung, personel Polsek Kedungwaru, serta perangkat desa dan masyarakat Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang, Jumat (10/04/2026).

    Korban diketahui bernama Putri Cindy Antika (25), warga yang berdomisili di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, yang dilaporkan hilang sejak Kamis (9/4/2026) siang.

    Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali keluar rumah sekitar pukul 12.00 WIB dengan berjalan kaki menuju arah Sungai Brantas. Hingga saat ini, korban belum kembali ke rumah.

    Kakak kandung korban, Anggih Laksono Putro, selaku pelapor, menyampaikan bahwa sebelum hilang, korban sempat membawa bunga kenanga yang biasa digunakan untuk ziarah kubur.

    “Setelah dicari, kami menemukan boneka milik korban di makam ibu korban. Kemudian ada informasi dari warga bahwa korban berjalan menuju arah Sungai Brantas, ” ungkapnya.

    Pencarian dilanjutkan ke tepi sungai, di mana ditemukan tas ransel milik korban berwarna krem yang berisi sepucuk surat diduga pesan perpisahan serta gambar ilustrasi bertuliskan “take me home”.

    Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga segera melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Tapan dan diteruskan ke Polsek Kedungwaru guna mendapatkan bantuan pencarian.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil Tipe B 0807/03 Kedungwaru bersama Babinsa Desa Tapan turut aktif membantu penyisiran di sekitar lokasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat guna mempercepat proses pencarian.

    Danramil Tipe B 0807/03 Kedungwaru Kapten Inf Edi menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

    “Kami dari Koramil Kedungwaru segera menurunkan anggota untuk membantu pencarian bersama tim gabungan. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah, ” ujarnya.

    Ia menambahkan, pihaknya akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar proses pencarian dapat berjalan maksimal.

    “Kami akan terus berkoordinasi dengan Polri, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, serta masyarakat agar korban segera ditemukan, ” tambahnya.

    Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan di sekitar aliran Sungai Brantas. (*)

    tulungagung
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    KPK Makin Gencar Lakukan OTT, Bupati Tulungagung...

    Artikel Berikutnya

    KPK Seret Bupati Tulungagung dan 11 Pejabat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam
    Pesan Haru dan Semangat Pengabdian Warnai Wisuda 261 UNAIR

    Ikuti Kami